Tuesday, March 4, 2008

Berdiri, Dewan Penasihat Muslim Amerika Serikat

Selasa, 04 Maret 2008
Baru-baru ini, umat Islam AS membentu 'The Muslim Public Affairs Council' (MPAC), semacam kelompok lobi Muslim di Amerika Serikat (AS)
ImageHidayatullah.com--Dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin Islam tingkat lokal dan nasional di Tallahassee, Jaksa Agung Florida Bill McCollum setuju untuk mendirikan kelompok penasihat komunitas Muslim.
Pertemuan itu terjadi menyusul informasi bahwa pihak Kejagung memerintahkan para stafnya di Florida untuk melihat film anti-Islam yang kontroversial berjudul Obsession: Radical Islam's War Against the West. Film ini termasuk interview dengan para tokoh Islamofobia terkenal seperti Nonie Darwish, Walid Shoebat, Daniel Pipes, dan Steven Emerson.
Selama pertemuan dengan para wakil dari Dewan Hubungan Amerika-Islam CAIR, Dewan Urusan Masyarakat Muslim (MPAC), ACLU Florida, dan Asosiasi Pengadilan Muslim Florida. McCollum juga setuju untuk menawarkan program pendidikan tentang Islam dan Muslim kepada para stafnya. Juga untuk membantu menciptakan hubungan lebih baik antara umat Islam dan aparat hukum.
"Tantangan untuk semua aparat hukum tingkat negara bagian dan federal adalah memperlakukan orang Islam Amerika sebagai mitra untuk menjaga keamanan bangsa," ujar Direktur Eksekutif MPAC Salam al-Marayati. "Mengandalkan pada film-film propaganda seperti 'Obsession' justru menghalangi tujuan itu."
"Kami meminta Jaksa Agung McCollum untuk bertemu dengan kami dan bersedia membentuk kelompok penasihat Muslim," ujar Direktur Eksekutif CAIR-Tampa, Ahmed Bedier, yang juga hadir dalam pertemuan itu.
Pertemuan ini juga diikuti para pemimpin lintas agama termasuk Rabbi Steven Jacobs dan Pendeta Dr Sandra Hulse. "Kami terobsesi dengan kebenaran, bukan distorsi-distorsi yang mengarah pada kebencian kelompok lain," ujar Rabi Jacobs.
Film Obsession juga mendapat banyak kritikan. Mereka menilai film ini hanya menggambarkan Islam yang penuh hasutan dan mencap semua Muslim sebagai "calon teroris".
Sebuah artikel di harian St Petersburg Times mengutip pernyataan Jack Shaheen, pengarang empat buku yang cenderung "anti-Arab" dan "anti-Muslim". Shaheen menyebutkan bahwa para propaganda nazi akan senang dengan film itu.
Sedangkan Nonie Darwish pernah menulis bahwa Islam adalah agama yang kejam, anti wanita, kebebasan anti agama dan kebebasan anti pribadi secara keseluruhan. Tokoh anti-Islam lainnya, Walid Shoebat pernah menulis bahwa ia melihat banyak persamaan antara anti-Kristus dan Islam. Menurutnya, Islam bukanlah agama Tuhan. Islam adalah setan. Nabi Muhammad SAW juga dituding sebagai setan.
Klaim Shoebat yang mengaku sebagai mantan teroris juga diperta-nyakan oleh sejumlah pakar akademisi. Terutama dengan pernyataannya beberapa waktu lalu dalam sebuah konferensi tentang terorisme di Akademi Angkatan Udara Amerika. Berbagai kritik menuding Shoebat, yang mengaku "saya bangga menjadi seorang Islamofobia", adalah seorang Kristen evangelish yang mengaku diri sebagai seorang mantan teroris Muslim.


My personal webhttp://pujakesula.blogspot.com  or  http://endyenblogs.multiply.com/journal 


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

No comments: