Tuesday, March 11, 2008

Arab Saudi Mulai Berbaikan dengan Qatar

Selasa, 11 Maret 2008

Setelah lima tahun hubungan retak, Arab Saudi akhirnya berniat menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Qatar. Namun Qatar mengaku akan tetap independen

Hidayatullah.com--Keseriusan itu setidaknya ditunjukkan dengan mengirimkan seorang duta besar ke Doha, ibukota negara teluk itu, menjelang kunjungan Putra Mahkota Sultan, pekan ini.

Kantor berita resmi Arab Saudi SPA (Saudi Press Agency), Ahad (9/3) lalu , memberitakan dubes Ahmed bin Ali al Qahtani telah menempati posnya.  

Tahun 2002 lalu, Riyadh menarik dubesnya untuk Doha, sebagai protes atas liputan tentang Arab Saudi di stasiun televisi Al Jazeera yang didanai Qatar. Juga atas garis politik Qatar yang dinilai independen termasuk menjalin hubungan dengan Israel dan memberikan fasilitas militer kepada Washington.

Menyambut kemungkinan berbaikan dengan Arab Saudi sebagai tetangga dekat, para pengamat mengatakan Aljazeera, jaringan berita paling populer di kawasan timur tengah, memperlunak liputannya tentang masalah-masalah Arab Saudi dalam tahun-tahun belakangan ini. Sebuah langkah awal pendekatan Arab Saudi-Qatar.

Namun para diplomat mengatakan, Qatar tetap melaksanakan kebijakan luar negerinya yang independen, berusaha menengahi sengketa-sengketa antar negara-negara Arab seperti Libanon dan Palestina hanya di balik layar, di mana Arab Saudi berusaha menjadi penengah.

Setelah lima tahun hubungan retak, Arab Saudi akhirnya berniat menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Qatar. Keseriusan itu ditunjukkan dengan mengirimkan seorang duta besar ke Doha, ibukota negara teluk itu, menjelang kunjungan Putra Mahkota Sultan, pekan ini.
 
Comment : Ada apa dengan Saudi Arabia, kenapa takut dengan pemberitaan tentang negaranya?


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

No comments: