Thursday, December 6, 2007

Ilmu dan kebodohan

ما الفخرُ إلا لأهلِ العِلْم إنَّهـــم على الهدى لمن استهدى أدلاَّءُ
وقَدْرُ كلِّ امرىءٍ ما كان يُحْـسِنُه والجَاهِلُون لأهْل العلم أعَداءُ
ففُزْ بعلمٍ تَعِشْ حياً به أبــــداً النَّاسَ موتى وأهلُ العِلْمِ أحْياءُ

Tiada kebanggaan kecuali bagi para Ahli Ilmu, karna sesungguhnya mereka menunjukkan kepada Hidayah bagi siapapun yang menanyakannya
Dan mereka diberi kemampuan untuk memperbaiki setiap orang, dan kebodohan adalah musuh bagi Ahli Ilmu
Maka menanglah bagi yang berilmu yang hidup dengannya, meskipun semua orang mati tapi para ahli ilmu tetap hidup (karna ilmunya tak pernah mati) (ihya ulumudin)

Wanita Penghuni Surga

Wanita Penghuni Surga
oleh Tahajud Call
Ketika Baginda Rasul SAW mengatakan Penghuni Neraka kelak lebih banyak kaum wanita. maka salah satu sahabat bertanya, ya Rasulullah Apakah mereka tidak gemar beribadah kepada Allah bukan jawab rasulullah SAW, lalu kenapa ?Mereka bahkan lebih taat menjalankan Sholat, puasa dan hadir dalam majlis ta’lim tapi mereka tidak bisa menjaga kehormatan suaminya.Diantaranya :
1. Mengeluhkan uang belanja yang diberikan suaminya ( tidak mensyukurinya )
2. Menceritakan kekurangan suaminya ( tidurnya mendengkur dan lain sebagainya )
3. Tidak dapat menjaga harta suaminya

Dalam hadits lain disebutkan :
Ya Rasulullah siapakah yang berhak atas diriku tanya seorang muslimah? Suamimu, lalu siapa lagi Ibumu jawab Rasulullah
Rasulullah bersabda ” Seandainya Allah Mengizinkan Manusia menyembah manusia Maka aku suruh seorang istri menyembah suaminya.
Lalu siapakah wanita penghuni syurga ?
1. Wanita yang menegakkan Sholat
2. Wanita yang menjalankan Puasa dibulan Ramadhan
3. Wanita yang menjaga kehormatan dirinya ( diantaranya menutup aurat )
4. Patuh pada suami, dan suaminya ikhlas kepadanya
diambil dari komen Rizky Febriansyah. Dari fajr

5 racun dan 5 penawar

5 JENIS RACUN & 5 PENAWARNYA
1. Dunia itu Racun, Zuhud obatnya
2. Harta itu racun, Zakat obatnya
3. Perkataan yang sia-sia itu Racun, Taat obatnya
4. Seluruh umur itu Racun,Iman obatnya
5. Seluruh tahun itu Racun, Ramadhan Obatnya.

Fw:Betapa Bencinya Orang malaysia kepada indo

Salam Solidaritas,
 
Ini jelas kejahilan pribadi belaka, bukan gambaran masyarakat Malay seutuhnya. Satu contoh, PM terdahulu, Datu' Mahatir M., menokohkan dan mengidolai PYM Sukarno dan kemudian memandang perlunya kesejatian muhibah Malay dan Indonesia dipertahankan.
 
Sebahagian besar Saudagar dan intelektual di sana juga tetap memandang Saudara Tua kepada Indonesia.
 
Dari beberapa kunjungan pribadi saya ke Malay, saya mendapat gambaran betapa diluar 'pendatang haram' yang diorganisir bersama-sama oknum Malay dan Indonesia serta para penyelundup baik darat maupun perairan, tenaga-tenaga kerja resmi Indonesia umumnya masih beroleh tempat yang lebih terhormat dibanding di negeri lain.
 
Banyak tenaga Indonesia yang menjadi pelatih dan pembina berbagai cabang olahraga yang memberikan prestasi yang memuaskan di sana, banyak tenaga pengajar yang berkiprah di semua tingkatan pendidikan di sana dari sekolah menengah hingga pasca sarjana. Artis Indonesia masih panen tawaran show di sana. Banyak juga eksekutif perusahaan multi nasional yang manggung di sana, bahkan tidak sedikit saya jumpai, 'kakitangan pejabat lebuhraya' yang masih berdarah Indonesia.
 
Memang sangat disayangkan, belakangan, oknum seperti yang merilis PANCAGILA itu, makin menggejala. Jika kondisi seperti itu tercipta, ditambah makin sengaknya pemerintahan di bawah Mr. A. Badawi terhadap kita, mulai kasus Sepatan-Ligitan, Blok Ambalat, Kasus penyerobotan ZEE, pengusiran TKI/TKW, klaim budaya tradisional (angklung, rasa sayange, batik, reog, dan lagu begawan solo yang diambil dari lagunya Gesang Bengawan Solo), pemukulan terhadap Pelatih Karate Indonesia tanpa disertai permohonan maaf, serta terungkapnya penyelundup psikotropika yang nyata-nyata warga negara Malay, bukan sebuah kemustahilan jika kita semua menjadi gatal untuk mengumandangkan GANYANG MALAY PART II.
 
 
yours'
 
>>>^<<<
BATMAN

 
My personal web: www.endyenblog.multiply.com 
lihat di attach:


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

Tuesday, December 4, 2007

Bahan Bakar Pengganti BBM berbahan dasar dari Air

Penemu Blue Energy Warga Nganjuk Berbahan Dasar Air, Dipamerkan dalam Konferensi PBB NGANJUK- Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso. Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007. "Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ. Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy. Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor. Rencananya, blue energy itu juga akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali. "Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga. Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan, Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15 kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer, hanya butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu. Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember mendatang. "Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi tidak. Coba saja," tantangnya. Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut. Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa pakai," tandasnya. Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. "Mobilnya malah semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga. Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001. "Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian karbon tertentu," terang peneliti yang mengaku banyak mengambil ide dari Alquran itu. Untuk mesin dengan bahan bakar premium, solar, premix, hingga avtur, Joko mengaku telah menyiapkan bahan bakar pengganti sesuai dengan mesinnya. "Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya. Mau untuk mesin bensin, solar, sampai avtur ya sudah ada," kata ayah enam anak itu. Yang menarik, bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air tanah bisa menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat, paling bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu menyembunyikan identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar insinyur, itu. (jie)

Siapkan Produksi 10 Liter per Detik Bahan bakar murah yang ditemukan Joko Suprapto segera diproduksi masal. Setidaknya, warga Jakarta dan sekitarnya bisa segera menikmatinya pada April 2008. Saat ini, tim pengembangan bio energy rendah emisi itu sedang menyiapkan insfrastruktur produksi dengan kapasitas 10 liter per detik. "Kami ingin secepatnya. Istilahnya, netesnya (sementara untuk) orang Jakarta itu April (2008)," kata Heru Lelono, staf khusus Presiden SBY. Kapasitas produksi itu, menurutnya, setara dengan produksi kilang minyak Pertamina sebesar 5.000 barrel per hari. Bahkan, kilang minyak Pertamina tidak ada yang memiliki kapasitas sebesar itu. Adapun lokasinya dipusatkan di Cikeas, Bogor. Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan SBY beberapa hari lalu. Namun, lanjut Heru, tempat itu bukan dimaksudkan sebagai lokasi industri. Melainkan, lebih sebagai taman teknologi. Tujuannya, sebagai pusat pengembangan blue energy. "Jadi, kalau ingin membuat kapasitas produksi yang lebih besar, kita melatih dulu operator-operatornya di tempat itu," lanjutnya. Ke depan, kata Heru, bahan bakar blue energy itu akan sangat membantu bangsa Indonesia bangkit dari keterpurukan. Sebab, dapat menghemat pengeluaran negara akibat subsidi BBM yang mencapai ratusan triliun per tahun. Ini dengan asumsi harga minyak dunia mencapai USD 90 ribu per barrel. "Negara tidak harus mengeluarkan biaya lagi untuk subsidi. Paling tidak separonya, sekitar Rp 50 triliunlah," kata Heru sebelum kembali meneruskan perjalananya sekitar pukul 10.00. Sementara itu, Joko Suprapto mengungkapkan, blue energy bisa murah karena teknologi listrik yang murah pula. "Yang utama harus ada listrik murah. Kalau tidak, sama saja. Sebab, energi untuk membuat blue energy ini sangat besar," ungkapnya. Joko mengaku, saat ini bisa menghasilkan blue energy dengan harga sekitar Rp 3.000 per liter untuk setiap bahan bakar pengganti. Termasuk premium dan solar. "Kalau minyak tanah sekitar dua ribuan tanpa subsidi," jelasnya. Harga itu jauh lebih murah dibanding dengan harga BBM saat ini. Yakni, Rp 4.500 per liter untuk bensin dan Rp 2.500 untuk minyak tanah. Padahal, harga tersebut sudah termasuk subsidi dari pemerintah. Menurut Joko, beberapa bagian infrastruktur pembangunan taman teknologi di Cikeas itu disiapkan dari laboratoriumnya di Ngadiboyo, Rejoso. April 2008, produksinya ditargetkan bisa mencapai sepuluh liter per detik. "Saat ini tengah dikerjakan. Kalau sudah siap nanti dibawa ke Jakarta," terang Joko. Dari pantauan Radar Kediri, persiapan tersebut dilakukan di sebuah lahan tak jauh dari rumah pemilik dua stasiun radio FM itu. Kemarin, para pekerja tampak sibuk mengerjakan berbagai keperluan. "Casing mesinnya pekerja yang membuat. Tapi, nanti, isinya saya yang merangkai sendiri," kata penggemar wayang kulit itu. (jie)
Blue Energy Temuan Joko
- Bahan dasar air (pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min)
- Bisa dipakai untuk pengganti solar, bensin, avtur, maupun minyak tanah.
- Rendah emisi dan irit
- Murah, Rp 3.000 per liter
- Pusat produksi di Cikeas, Bogor

Saturday, December 1, 2007

Recognition Of Allah

The question which arises here is, "How can all people be expected to believe in Allah given their varying- backgrounds, societies and cultures? For people to be responsible for worshipping Allah they all have to have access to knowledge of Allah. The final revelation teaches that all mankind have the recognition of Allah imprinted on their souls, a part of their very nature with which they are created.
In Soorah Al-A'raaf, Verses 172-173; Allah explained that when He created Adam, He caused all of Adam's descendants to come into existence and took a pledge from them saying, Am I not your Lord? To which they all replied, " Yes, we testify to It:'
Allah then explained why He had all of mankind bear witness that He is their creator and only true God worthy of worship. He said, "That was In case you (mankind) should say on the day of Resurrection, "Verily we were unaware of all this." That is to say, we had no idea that You Allah, were our God. No one told us that we were only supposed to worship You alone. Allah went on to explain That it was also In case you should say, "Certainly It was our ancestors who made partners (With Allah) and we are only their descendants; will You then destroy us for what those liars did?" Thus, every child is born with a natural belief in Allah and an inborn inclination to worship Him alone called in Arabic the "Fitrah".
If the child were left alone, he would worship Allah in his own way, but all children are affected by those things around them, seen or unseen.
The Prophet (PBUH) reported that Allah said, "I created my servants in the right religion but devils made them go astray". The Prophet (PBUH) also said, "Each child is born in a state of "Fitrah", then his parents make him a Jew, Christian or a Zoroastrian, the way an animal gives birth to a normal offspring. Have you noticed any that were born mutilated?" (Collected by Al-Bukhaaree and Muslim).So, just as the child submits to the physical laws which Allah has put in nature, his soul also submits naturally to the fact that Allah is his Lord and Creator. But, his parents try to make him follow their own way and the child is not strong enough in the early stages of his life to resist or oppose the will of his parents. The religion which the child follows at this stage is one of custom and upbringing and Allah does not hold him to account or punish him for this religion.
Throughout people's lives from childhood until the time they die, signs are shown to them in all regions of the earth and in their own souls, until it becomes clear that there is only one true God (Allah). If the people are honest with themselves, reject their false gods and seek Allah, the way will be made easy for them but if they continually reject Allah's signs and continue to worship creation, the more difficult it will be for them to escape. For example, in the South Eastern region of the Amazon jungle in Brazil, South America, a primitive tribe erected a new hut to house their main idol Skwatch, representing the supreme God of all creation. The homage to the God, and while he was in prostration to what he had been taught was his Creator and Sustainer, a mangy old flea-ridden dog walked into the hut, The young man looked up in time to see the dog lift its hind leg and pass urine on the idol. Outraged, the youth chased the dog out of the temple, but when his rage died down he realized that the idol could not be the Lordof the universe. Allah must be elsewhere. he now had a choice to act on his knowledge and seek Allah, or to dishonestly go along with the false beliefs of his tribe. As strange as it may seem, that was a sign from Allah for that young man. It contained within it divine guidance that what he was worshipping was false.
Prophets were sent, as was earlier mentioned, to every nation and tribe to support man's natural belief in Allah and man's inborn inclination to worship Him as well as to reinforce the divine truth in the daily signs revealed by Allah. Although, in most cases, much of the prophets' teachings became distorted, portions remained which point out right and wrong. For example, the ten commandments of the Torah, their confirmation in the Gospels and the existence of laws against murder, stealing and adultery in most societies. Consequently, every soul will be held to account for its belief in Allah and its acceptance of the religion of Islam; the total submission to the will of Allah.
We pray to Allah, the exalted, to keep us on the right path to which He has guided us, and to bestow on us a blessing from Him, He is indeed the Most Merciful. Praise and gratitude be to Allah,the Lord of the worlds, and peace and blessings be on prophet Muhammed, his Family, his companions, and those who rightly follow them. http://www.islamworld.net/true.html

5 DON'TS when you are sleeping

5 DON'TS when you are sleeping

Posted by: "Tito Laksananto" pt_otit@yahoo.com   pt_otit

Fri Nov 30, 2007 2:09 am (PST)

1 DON'T SLEEP WITH WATCH

Watches can emit a certain level of radioactivity.

Though small, but if you wear your watch to bed

for a long time, it might have adverse effects on your

health.

2 DON'T SLEEP WITH BRA

Scientists in America have discovered those that

wear bras for more than 12 hours have

a higher risk of getting breast cancer.

So go to bed without it.

3 DON'T SLEEP WITH PHONE

Putting the phone beside your bed or anywhere

near you is not encouraged.

Though some of us will use phones as alarm clocks,

but please put the phone as far as possible.

Scientists have proved that electrical items including

mobile phone and television sets emit magnetic waves when

used.

These waves can cause disruptions to our nervous system.

Therefore if you need to put your mobile phone near you,

switch it off first.

4 DON'T SLEEP WITH MAKE UP

People who sleep with make up might have

skin problems in the long run.

Sleeping with make up will cause the skin to have

difficulty in breathing and problem in perspiring.

You will also need a much longer time to go into deep sleep.

Lastly.....

5 DON'T SLEEP WITH OTHERS' WIFE / HUSBAND

You may never wake up again.

 
My personal web: www.endyenblog.multiply.com 


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.